Expanding Collaboration in Treating Non- Communicable Diseases

Fakultas-fakultas di rumpun kesehatan Universitas Padjadjaran telah mengadakan konfrensi internasional pada tanggal 7 dan 8 Oktober 2019 di Hotel Prama Preanger, Bandung. Tema kegiatan ini adalah “Expanding Collaboration in Treating Non-Communicable Diseases”. Sebanyak 123 peserta dari berbagai bidang kesehatan dan berbagai institusi menghadiri konfrensi ini untuk mengikuti materi yang disampaikan oleh Dita Novianti Sugandi Argadiredja, S.Si., Apt., MM (DIrektur Pelayanan Kefarmasian, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia); dr. Riskiyana S. Putra, M.Kes (Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia); Saudamini Vishwanath Dabak (Health Intervention and Technology Assessment Program, Ministry of Public Health, Thailand); Prof. Debabrata Banerjee, Ph.D. (Rutgers Global Health Institute, USA); Prof. Ahmad Nazrun Shuid (Universiti Kebangsaan Malaysia, Malaysia); Prof. Jan Passchier, Ph.D. (Vrije Universiteit, The Netherlands); Prof. Dr. H. Harmas Yazid Yusuf, drg., Sp.BM(K) (Faculty of Dentistry, Universitas Padjadjaran); Henny Suzana Mediani, S.Kp., M.Ng., Ph.D. (Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran); Irma Melyani Puspitasari, Ph.D., Apt. dan Melisa Intan Barliana Dr. Med. Sc., Apt. (Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran).  Kegiatan ini merupakan wadah kolaborasi ide-ide penelitian dalam bidang kesehatan dari akademisi, prakitisi dan penyedia jaminan kesehatan di Indonesia. Kolaborasi yang sinergis tersebut diharapkan dapat mendukung salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan efektivitas terapi dan kualitas hidup penderita penyakit tidak menular (non-communicable disease) di Indonesia.

Selain konfrensi, kegiatan ini juga menawarkan tiga workshop, yaitu Role of Health Technology Assessment on Treatment of Catastrophic Diseases yang dipandu oleh Auliya Suwantika, Ph.D., Apt.; How to manage a good reputable journal (The Indonesian Biomedical Journal) yang dipandu oleh Dr. Anna Meiliana, M.Kes.; dan Scientific writing course oleh Prof. Debabrata Banerjee, Ph.D.

Disaat yang bersamaan, peserta dapat mengikuti oral atau poster presentation dimana terpilih masing-masing tiga orang presenter terbaik, yaitu untuk poster Genialita Fadhilla, M.Si., Apt; Aziiz Mardanarian Rosdianto; dan Lely Sulfiani Saula. Sementara itu tiga presenter oral terbaik adalah Riezki Amalia, Ph.D., Apt; Herry Herman, dr. SpoT, PhD; dan Marvel Reuben Suwitono. Selanjutnya, para partisipan oral maupun poster yang berencana untuk mempublikasikan hasil penelitiannya dapat dipublikasikan di salah satu dari tiga jurnal kerjasama, yaitu Journal of Advanced Pharmacy Education and Research (terindeks Scopus Q3), Indonesian Journal of Clinical Pharmacy (terindeks SINTA 2), dan Pharmaciana (terindeks SINTA 2).

Kegiatan ini juga mewadahi mahasiswa-mahasiswa yang memiliki ketertarikan untuk berwirausaha dapat berpartisipasi dalam kompetisi Business Plan. Terdapat 4 regu terpilih yang berkompetisi selama 2 hari. Semua tim diwajibkan untuk memetakan dan mempresentasikan bisnisnya dihadapan juri. Juara 1 business plan competition ini berasal dari Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran dengan produk “iFect”, Juara 2 berasal dari Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dengan produk “Child dent”, Juara 3 berasa dari Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran dengan produk “Co(ld)ffee”, dan terakhir juara 4 berasal dari Universitas Singaperbangsa Karawang dengan produk “Bowo Milk”.

Sharing is caring