Apoteker adalah sarjana farmasi yang telah lulus sebagai apoteker dan memiliki tugas melakukan pekerjaan kefarmasian sesuai yang terkandung dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian. Profesi Apoteker belum dikenal oleh masyarakat mengingat pentingnya tugas yang diemban oleh seorang apoteker untuk menjamin penyelengaaraan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bersama-sama dengan profesi kesehatan lainnya, seperti dokter dan perawat. Memperkenalkan profesi apoteker kepada anak-anak merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperkenalkan ilmu di bidang obat-obatan, yaitu apoteker.

Pengobatan sendiri (self medication) merupakan upaya yang paling banyak dilakukan masyarakat untuk mengatasi keluhan atau gejala penyakit, sebelum mereka memutuskan mencari pertolongan ke pusat pelayanan kesehatan/ petugas kesehatan. Lebih dari 60 % masyarakat mempraktekkan self-medication ini, dan lebih dari 80% di antara mereka mengandalkan obat modern. Apabila dilakukan dengan benar, maka self-medication merupakan sumbangan yang sangat besar bagi pemerintah, terutama dalam pemeliharaan kesehatan secara nasional. Untuk melakukan self-medication secara benar, masyarakat mutlak memerlukan informasi yang jelas dan dapat dipercaya, dengan demikian penentuan jenis dan jumlah obat yang diperlukan harus berdasarkan kerasionalan. Pelaku self-medication dalam ”mendiagnosis” penyakitnya, harus mampu :

  1. Mengetahui jenis obat yang diperlukan.
  2. Mengetahui kegunaan dari tiap obat, sehingga dapat mengevaluasi sendiri perkembangan rasa sakitnya.
  3. Menggunakan obat secara benar (cara, aturan, lama pemakaian) dan mengetahui batas kapan mereka harus menghentikan self medication yang kemudian segera minta pertolongan petugas kesehatan.
  4. Mengetahui efek samping obat yang digunakan sehingga dapat memperkirakan apakah suatu keluhan yang timbul kemudian, merupakan suatu penyakit baru atau efek samping obat.
  5. Mengetahui siapa yang tidak boleh menggunakan obat tersebut, terkait dengan kondisi seseorang.

Berdasarkan hal tersebut, perlunya masyarakat mengenal golongan obat, penggunaan obat dan memilih obat yang tepat untuk pengobatan diri sendiri.

Profesi Apoteker belum dikenal oleh masyarakat mengingat pentingnya tugas yang diemban oleh seorang apoteker untuk menjamin penyelengaaraan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bersama-sama dengan profesi kesehatan lainnya, seperti dokter dan perawat. Memperkenalkan profesi apoteker kepada anak-anak merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperkenalkan ilmu di bidang obat-obatan, yaitu apoteker.

Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat mengacu pada Renstra Unpad tahun 2015-2019 yang menjadi capaian Unpad dan Fakultas Farmasi dalam periode 2014-2018. Program “Gema Cermat dan Apoteker Cilik” merupakan penjabaran kerjasama antara Unpad dengan PT. Kimia Farma yang tertuang pada perjanjian kerja sama tentang Pengelolaan Apotek Pendidikan dan Pusat Pengembangan Kefarmasian. Selain itu kegiatan ini juga akan dilakukan bersama-sama dengan pihak Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Apotek dan Klinik Pendidikan UNPAD – Kimia Farma berada di Jalan Ir. H. Juanda No. 248 Bandung.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *