Tujuan Pusdi

Pusat Studi Pengembangan Pelayanan Kefarmasian memiliki tujuan untuk menjadi pusat riset penggunaan obat rasional dinilai dari segi efektifitas dan keamanan yang menjadi dasar pelayanan kefarmasian yang komprehensif

Farmakogenomik

Pengembangan riset farmakogenomik diharapkan mampu bersinergis dengan upaya untuk mewujudkan pengobatan individual (personalized medicine), diagnosis, dan pencegahan penyakit yang komprehensif

Farmakoepidemiologi

Riset dalam bidang farmakoepidemiologi diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam hal efektifitas terapi yang terkait dengan pemberian rekomendasi konsep untuk suatu kebijakan atau regulasi pemerintah

Farmakoekonomi

Riset-riset komprehensif yang mengukur dan membandingkan antara biaya dan hasil/konsekuensi dari suatu pengobatan diharapkan mampu menyediakan alternatif-alternatif pengobatan yang tersedia agar pelayanan kesehatan menjadi lebih efisien dan ekonomis

Tim Riset

Tim periset Pusat Studi Pengembangan Pelayanan Kefarmasian berisi para ahli yang memfokuskan penelitian di berbagai bidang keilmuan farmasi, terutama yang mendukung pengembangan pelayanan kefarmasian yang komprehensif dan bertanggungjawab

Dr. Keri Lestari D., Apt.

Nutraceuticals Pharmacist

Dr. Keri Lestari, Apt. adalah peneliti yang secara konsisten sejak tahun 2008 mengembangkan sediaan kaplet dari ekstrak biji pala sebagai salah satu alternatif obat herbal dengan aktivitas antidiabetes

Auliya S., Ph.D., Apt.

Auliya S., Ph.D., Apt.

Pharmacoeconomist

Topik-topik riset yang dilakukan oleh Auliya S., Ph.D., Apt. berkonsentrasi pada berbagai studi farmakoekonomi yang berdampak langsung pada efektivitas biaya pengobatan pasien

Dr.med.sc. Melisa Intan B., Apt.

Pharmacogenomist

Bidang penelitian yang menjadi konsentrasi dari Dr.med.sc. Melisa I.B., Apt. diantaranya adalah Bioteknologi Farmasi, Farmakoterapi Gangguan Imunologi dan Onkologi, Biokimia, Biologi Sel dan Molekuler, Imunologi Molekuler, Analisis Biomedik Berbasis Molekuler

Rizky Abdulah, Ph.D., Apt.

Pharmacoepidemiologist

Bidang kepakaran dari Rizky Abdulah, Ph.D., Apt. diantaranya melingkupi keilmuan mengenai Trace Element (Selenium), Penelusuran Senyawa Antikanker, Pendidikan Farmasi, dan Farmasi Klinis

Mitra Pusat Studi

Dalam rangka pengembangan pelayanan kefarmasian, Pusat Studi Pengembangan Pelayanan Kefarmasian bertindak sebagai fasilitator dalam pelaksanaan riset, inovasi, dan pengabdian pada masyarakat yang menunjang upaya mewujudkan pelayanan kefarmasian yang komprehensif dan bertanggungjawab di Indonesia
Yayasan Kanker Indonesia

Yayasan Kanker Indonesia

Non-Governmental Organization

Sejak tahun 2016, secara konsisten YKI bekerjasama dengan Pusat Studi Pengembangan Pelayanan Kefarmasian memberikan pelayanan berupa "Edukasi Mengenai Pencegahan Kanker" dan "Pemeriksaan Pap-smear Gratis" dalam rangka memperingati Hari Kartini

BKKBN

BKKBN

Governmental Organization

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (dahulu Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional), disingkat BKKBN, adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang keluarga berencana dan keluarga sejahtera. Sejak tahun 2017, BKKBN menjadi salah satu pemberi hibah penelitian yang dilaksanakan oleh beberapa anggota Pusdi PPK

Kimia Farma

Kimia Farma

Pharmaceutical Business

Kimia Farma adalah perusahaan industri farmasi pertama di Indonesia yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda tahun 1817. Bersama dengan Pusat Studi Pengembangan Pelayanan Kefarmasian berusaha mewujudkan pelayanan kefarmasian yang komprehensif dan bertanggungjawab, salah satunya melalui pendirian Apotek Pendidikan Unpad-KF di Jalan Dago No.248, Bandung

Kegiatan Pusdi

Berbagai kegiatan riset, kolaborasi, dan pengabdian pada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh Pusdi Pengembangan Pelayanan Kefarmasian
Pengabdian Pada Masyarakat

Apoteker Cilik

Apoteker adalah sarjana farmasi yang telah lulus sebagai apoteker dan memiliki tugas melakukan pekerjaan kefarmasian sesuai yang terkandung dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian. Profesi Apoteker belum dikenal oleh Read more…

Kolaborasi

Wanita Sehat Tanpa Kanker

Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Pada tahun 2012, kanker menjadi penyebab kematian sekitar 8,2 juta orang. Kanker paru, hati, perut, kolorektal, dan kanker payudara adalah penyebab terbesar kematian akibat Read more…

Kerja Sama Kegiatan

Kami menjalin kerjasama kegiatan dengan berbagai instansi dan lembaga masyarakat untuk peningkatan kualitas pelayanan kefarmasian secara berkesinambungan

Contact Person

Arif Satria Wira Kusuma, M.Si., Apt.
Phone: (+62) 81-809-393-991
Email: arif.satria@unpad.ac.id